Meradang Sepi

Meradang Sepi,
gigilku mengguncang bumi
langitpun patah-patah
“Mengapa kesepian bisa sedemikian hebat?”
dan Tuhanpun terbahak

lampion-lampion telah kumatikan semua
tak pernah ada yang tahu
ssttt… aku meringkuk sendiri
pojok sudut ruang dingin pengap dan lembab
jangan ada yang tahu: aku sedang meradang sepi

Cinta bergelut
memaksaku memayapada
namun aku berontak
“biarkan aku sendiri!”
menikmati keindahan sepi

langitpun gugur
rontoklah semua bintang
dan gunung-gunung berhamburan
ibu hamil melahirkan anaknya
semua orang berontak, berteriak, berlari tak tentu arah
dan bumi telah habis usia
namun aku terpaku diam, sepi sungguh lebih hebat dari itu

kemari… ayo kemari
menikmati secanggir teh dari kesunyian
dan melahap cemilan dari kesendirian
lalu terbaring pulas, setelah kenyang
kita bermimpi tentang kesepian

Owh,
lagi-lagi Tuhan terbahak
dikiranya lucu!
menuliskan jalanku di kitab dengan kosakata sepi
membiarkanku sendiri

Tidak,
telah ada yang salah
aku tidak sepi, aku tidak sendiri
masih ada Tuhan yang terbahak
menertawaiku meradang sepi

Tagged: , , ,

3 thoughts on “Meradang Sepi

  1. K 15 November 2008 pukul 3:43 pm

    “Meradang sepi..”

    (Mang qe kek tu skrg, cung?)

    (Heran)

    Paleng qe nti kalau di telpon ma kawan2 qe, qe seolah-olah (atao mmg) ga nampak tu seteress qe..

    Akhirnya (k kembalikan kata2), “Jadilah tegar setegar-tegarnya!”

    Usia makin beranjak tinggi (alias tua), ngerti kan adikku.. (hehe.. )

    Mantapkan langkah, jangan hanya termenung ma kesepian yang semu qe tu!!!
    🙂

    Wassalam

  2. alexanderadhitya 20 Mei 2009 pukul 6:49 am

    hai…………
    lam knal tukaran link yuk
    mm.. kunjungi aku ya alexanderadhitya.wordpress.com

  3. winant 18 Juli 2010 pukul 12:19 pm

    sepi adalah teman yang abadi
    sepi tak pernah menghianati
    sepi tak pernah menyakiti

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: