Yang Kalah dan Tersungkur

Berbeda… ini berbeda. Kali ini sungguh berbeda…

Aku seolah menjelma menjadi prajurit kalah perang. Prajurit-prajurit yang tersungkur, setelah lelah kalah melawan nafsu mereka sendiri. Tidak cuma kalah, aku pun menderita, tersiksa, dan tersungkur.

Gontai, lemah… itu aku.

Ramadhan yang dulu pun aku tidak se-tersungkur ini. Bahkan aku masih memiliki sisa-sisa kekuatan walau seminggu kemudian aku seperti tak tersisa pernah menikmati Ramadhan yang begitu syahdu. Episode Ramadhan kali ini begitu kacau, teramat sangat kacau.

Tilawahku hancur-hancuran, tarawehku binasa, infaq dan sadoqah ku minim. Duh gusti, permainan apa lagi ini?

Semoga, aku cepat bangkit.

Futur. Mengapa penyakit itu harus terus mendekam dalam waktu yang lama? Mengapa…

Tagged: , , , ,

8 thoughts on “Yang Kalah dan Tersungkur

  1. citra 10 September 2008 pukul 8:23 am

    Hemmm…🙂

  2. pemuda badar 10 September 2008 pukul 10:04 am

    tenang bos, kami bersamamu
    ayo kita maju bersama
    jangan ragu dan jangan mundur
    ntar kejeblos sumur lagi

  3. Rahmanis 10 September 2008 pukul 10:35 am

    Ben, klo bagi Rahmanis ramadhan bisa dijadikan bulan Parameter kita, artinya klo parameter amalan kita.

  4. Rahmanis tapatuanace 10 September 2008 pukul 11:25 am

    ben, kok gak bisa comment

  5. mustafa saputra 12 September 2008 pukul 5:40 pm

    Ya..kadang kala rencana diawal ramadhan tdk tercapai targetnya. Tenang ramadhan masih 17 hari lagi, kejar malam2 indah untuk mengumpulkan amal2 shaleh. Aku optimis kamu bs mengkhatam 3 kali Al-Qur’an dalam hari2 indah ini Allahu Akbar….!

  6. Muhammad Baiquni 12 September 2008 pukul 7:36 pm

    mohon doa-doa temen semua dan segudang taujihnya… jangan lupa. jangan biarkan aku menjadi sang kalah

  7. windri 12 September 2008 pukul 7:42 pm

    mungkin pendapatku tidak begitu penting. yang selalu ingin aku tanakan adlah: futurnya beli dimana ben? langganan yah?

    maaf ya ben, aku blh tanya, hal apa yg membuat beni gak futur dan kapan beni merasa gak futur???

    ramadhan ini aku juga futur, tapi aku cepet2 cari obat, bkn diapotek atau di dukun pijat, tp dihati…. (ceileh…windri.) perbanyak ngaji+sholat malam+sholat sunnah ya….

    jaga sholat, jaga puasa, jaga sedekah…insyaAllah berkah….kan beni yg sms windri wkt tu….

    semangat yah ben!!!!! aku yakin kamu bisa!!!! bangkit sahabatku!!!🙂

  8. Muhammad Baiquni 12 September 2008 pukul 7:44 pm

    nyindir ya wenn… hiks😦

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: