Alhamdulillah

“Ben, si Datul dah pacaran ya sama Yuna?” Tiba-tiba aja kak Dar ngomong gitu.

“Hah, kak Dar kenal sama Yuna?” Tanyaku.

“Ya lah, dia kan abang letting kak Dar. Kami panggil dia papa.” Jawab kak Dar. “Dia serius sama datul, mo nikah.”

“Dia orangnya gmn? Baik?” Tanyaku

“Iya.” Jawab kak Dar.

“Apa dia suka mainin cewek?” Lanjutku.

“Enggak.” Jawab Kak Dar.


Alhamdulillah, doaku terkabul. Insya Allah…

Semoga Yuna bisa menjadi suami dia kelak dan membahagiakannya. Amin.

Selesai kak Dar ngomong gitu, aku langsung ke dapur dengan piring penuh nasi.

“Ben, masih suka ya ma Datul. Maafin kak Dar yaa..” Kata kak Dar merasa bersalah.

“Ga kok, biasanya. Beni udah kenyang.” Kilahku.

“Kenyang apa kenyang… biasanya beni habis makannya.”

Aku ga menjawab langsung masuk kamar. Kakiku gemetaran, aliran darahku kacau, jantung berdebar hebat.

Ya Allah, apapun perasaanku… biarkanlah. Jaga dia ya Allah semoga dia selalu bahagia. Amin.

Tagged: , , , ,

7 thoughts on “Alhamdulillah

  1. K 14 Juli 2008 pukul 3:52 am

    Yg tegar,buk!

    pjlnn hdp masi pjg

  2. ijal 14 Juli 2008 pukul 9:45 am

    ben..

    kalo fi jadi beni, mgkn fi akan usaha sekali lagi kalo memang beni rasa dy itu untuk beni tapi kalo ga yakin, udah cukup, biarkan ia bahagia dengan pilihannya

    itulah hidup ben..
    sabar yak…

    kecengan fi juga mau nikah desember ni..

    hahaha…

    salam

  3. Muhammad Baiquni 14 Juli 2008 pukul 12:44 pm

    thanks ijal atas komentarnya.

    Beni percaya bidadari beni akan beni temukan dengan sendirinya. Tugas beni adalah bersabar…

    Jika memang keadaan sedang terjadi seperti ini, insya Allah besok akan lebih baik.

    Ini bukanlah yang pertama, dan bukan juga yang terakhir.

    Bidadari, aku terus menunggumu…

  4. Monet 19 Juli 2008 pukul 12:06 pm

    Semua manusia diciptakan ga sempurna. .

    Monet ingin beny bisa senyum kyak dulu walopun pelan2

    Monet tau perasaan apa yg beny rasakan tp monet berharap beny menyadari kalo beny uda ga bisa mengharapkan apa yg beny mau semuanya ga haruz beny peroleh. .

  5. Muhammad Baiquni 19 Juli 2008 pukul 8:17 pm

    Thanks adex monet,

    beni sadar kok dengan sesadar-sadarnya. mungkin memang bukan jalan takdir beni untuk bersamanya, namun perasaan itu susah untuk dibohongi.

    beni hanya bisa berdoa dia selalu dalam perlindungan-Nya.

  6. putih 26 Agustus 2008 pukul 6:11 pm

    cwe kan bkn seorang aja didunia..

    enjoy…!!!

    ilang 1 muncul seribu….

    fighting!!

  7. Muhammad Baiquni 26 Agustus 2008 pukul 10:52 pm

    Thanks ya mimi atas supportnya…

    Hahaha… sekarang dah hilang kok rasa itu. Dah ga apa-apa lagi…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: