Posted by: Muhammad Baiquni on: 31 Oktober 2008
Habis shalat subuh, di meja ruang tamu aku lihat ada koran Kontras No. 461 Tanggal 30 Oktober – 5 November 2008. Awalnya saya tertarik karena ada berita tentang Syech Puji, seorang yang mengaku kiai yang menikah dengan anak berumur 12 tahun.
Kebiasaan, saya selalu membaca koran atau majalah dari halaman belakang. Dari halaman belakang memang saya [...]
Posted by: Muhammad Baiquni on: 29 Oktober 2008
Akhir-akhir ini aku malas infak.
Bukan apa-apa, tapi sepertinya kok di Banda Aceh ini semakin banyak saja pengemis. Dan rasanya mengemis itu bukan lagi suatu yang memang dilakukan karena terpaksa, namun sudah menjadi pekerjaan tersendiri.
Jangan salah, omset mengemis itu satu bulan lebih tinggi daripada gaji seorang PNS.
Kadang aku kecewa dengan para pengemis. Mereka sepertinya tidak sadar, [...]
Posted by: Muhammad Baiquni on: 22 Oktober 2008
Rencananya nanti waktu ultah ABC (Aceh Blogger Community) akan mengadakan pelatihan blogs untuk anak-anak sekolah. Tapi aku sendiri belum tahu di mana dan kapan acara itu akan dilaksanakan pastinya, tapi yang penting di milis sedang hangat-hangatnya pembicaraan tentang itu.
Aku sendiri lebih respek di Taman Sari, soalnya di sana ada hotspot. Tapi dari waktu chatting [...]
Posted by: Muhammad Baiquni on: 19 Oktober 2008
Teguh maju ke hadapan
Jagalah pandangan karena banyak ikhwan
Perjuangan lebih ringan dengan bantuanmu
Kibrah dakwahmu mampu menyejukkan hatiku
Jangan bimbang ragu membaca dataku
Hapus bayang semu tentang usiaku
Orang tuaku telah ridha memberi restu
Mereka tak sabar lagi untuk punya mantu
Majulah wahai mujahidahku
Jangan langsung buru-buru tutup pintu
Walaupun kau digoda pembantu
Fitnah harus segera berlalu
Majulah wahai mujahidahku
Hari ini aku ingin mengkhitbahmu
Katakan pada orang [...]
Posted by: Muhammad Baiquni on: 17 Oktober 2008
sekarang aku malah bingung
malu menyebut nama setelah lahir cinta
takut-takut nama akan menjadi belati
menghunusku dalam…
ahh, cerita sang pengecut kembali terukir
haruskah seperti itu?
pengecut ditandai dengan katakan tidaknya cinta
haruskah seperti itu?
pengecut adalah mereka-mereka yang tidak punya malu
lantas kemana sabda nabi,
saat dia berkeras kata:
“jika sudah tidak punya malu, maka lakukanlah sesukaku“
kemana?
matikah kata itu ditelan jaman?
atau telah menjadi pasir yang [...]
Posted by: Muhammad Baiquni on: 2 Oktober 2008
Berbaik-baiklah kamu terhadap umat manusia, walau kebanyakan dari mereka bukanlah makhluk yang baik. Bersikap lemah-lembutlah kamu dan tahanlah amarahmu kepada mereka walau terlalu banyak dari mereka yang membuatmu ingin menengadah tangan ke langit meminta bencana segera ditimpakan. Maka bersabarlah.
Mari kita mengevaluasi diri, setelah Ramadhan singkat yang kita lalui, status sebagai apakah yang kita sandang? Sang [...]
Komentar Terakhir